Reading
Add Comment
Setiap orang punya ceritanya
masing-masing dan selalu punya cerita yang unik dan suatu saat nanti ketika
hari itu telah tiba, entah mungkin kita akan bersama atau tidak, kita akan
selalu mengingat cerita tersebut. Kita selalu punya kuas untuk melukis dan membuat
cerita yang kita inginkan, namun tidak semuanya akan berjalan dengan apa yang
selalu kita harapkan. Harapan itu menyakitkan tetapi juga membuat kita tergerak
dari ilusi yang kita ciptakan sendiri. Sejuknya sore ini menyelimuti cerita
kita, cerita yang kita tidak pernah tahu apakah ini akhir atau awal dari
semuanya. Masih teringat kenangan yang terhempas oleh waktu yang telah datang
dari masa lalu, seketika redup, hilang, dan mucul kembali. Kemana ini akan
membawa kita?
Kemarin adalah sejarah, masa depan
adalah sebuah misteri, dan hari ini adalah hadiah sebab itulah kita menyebutnya
sebagai sekarang/saat ini. Begitulah yang disebutkan oleh animasi yang pernah saya
lihat. Hidup dari masa lalu memang menyakitkan tapi bukankah karena itu kita
bisa berdiri saat ini? Dunia ini sangat lucu, kita tidak pernah tahu apa yang
akan terjadi kedepannya tetapi kita mempertaruhkan semuanya untuk hal itu,
apakah kita masih dalam kewarasan yang selalu kita banggakan?
Perahu kecil telah berlayar sangat jauh,
tidak mungkin untuk kembali lagi dan apa yang mungkin harus dilakukan sekarang
adalah memilih jalan yang baik untuk ditempuh, dimana jalan itu? Pernahkah kita
selalu melihat apa yang selalu dikorbankan untuk setiap pilihan yang kita ambil
nantinya?
Beberapa hari ini saya menyadari
beberapa hal bahwa sebenarnya tidak ada yang benar-benar berubah dari awalnya,
hanya situasi yang merubah apa yang kita lihat. Seberapa kenal Anda dengan
teman Anda, ataupun pacar Anda, atau mungkin istri/suami Anda, faktanya adalah
Anda tidak pernah mengenal mereka sebab mereka mungkin juga tidak mengenali
dirinya sendiri bagaimana mungkin Anda mengenal mereka dengan baik. Tidak ada
jaminan ketika Anda mencintai seseorang maka ia akan selalu sama dan mencintai
Anda sebaliknya dengan perasaan sebagaimana Anda mencintai ia. Apakah kita siap
untuk menerima perasaan itu, suatu hari nanti bahwa mungkin saja ia bukan lagi
orang yang mungkin Anda cintai dulunya. Hal yang bisa kita lakukan hanyalah
menjaga bagaimana rasa tersebut dan mungkin suatu saat kita semua akan lelah
dan mulai menulis sama seperti tulisan ini dibuat.
Cerita

0 comments:
Post a Comment